Brotherly Grudge, Liu VS Jeff The Killer

Brotherly Grudge, Liu VS Jeff The Killer

Kalian semua mungkin sudah mendengar cerita tentang saudara ku Jeff atau lebih kalian kenal dengan "Jeff The Killer". Dan kalian pasti mengira kalau dia membunuhku.kalian salah. Namaku adalah Liu. Kemudian aku di kenal dengan nama "Homicidal Liu".aku terlahir dengan terdapat mutasi yang aneh dalam diriku.aku terlahir dengan jantung yang berada di sebelah kananku.selain itu,tidak ada keanehan lain dalam tubuhku secara fisik,oke baiklah..mari kita mulai ceritanya

Liu shock dalam kengerian akan apa yang di lakukan saudarany,bukan tapi MAHLUK itu,ia menikamkan pisau ke dadanya,rasa sakitnya sangat susah untuk di ceritakan dan sangat menyiksanya,saat ia mulai berdarah dari luka akibat goresan pisau itu dan mulai terengah-engah,darah mulai mengalir dan ia mulai berteriak,dengan lemah ia merangkak ke dapur lalu menyalakan kompornya,ia harus membayar luka ku ia harus atau ia pasti akan MATI rasa sakit dari api itu mengenai lukanya yang terbuka,rasanya sangat menyakitkan,rasa sakitnya mulai terlukiskan di benaknya,hal yang selanjutnya ia ketahui ialah bahwa ia berada di rumah sakit dan dia terbalut perban di sekitar dadanya,mengikat tubuhnya dan jahitan di seluruh tubuhnya.Liu melihat ke arah Dokter,yang baru saja memasuki ruangannya,ia berpikir apa yang Jeff lakukan pada kedua orang tuanya "I...ibu...A...ayah" Dokter menatapnya dengan raut muka yang tampak kecewa."Nak...kedua orang tuamu tewas..mereka tewas dalam sebuah kecelakaan mobil...maafkan saya"

Liu terkejut mendengar ucapan sang Dokter....mereka tidak mati dalam kecelakaan,tapi dia yang telah membunuh mereka,membunuh mereka.mereka semua telah di bunuh oleh monster yaitu saudaranya.ia mencoba untuk menenangkan dirinya ia takut jahitan pada dadanya terbuka lagi"lalu apa yang akan terjadi padaku" "kau akan di adopsi oleh keluarga lain...agar kau tidak kesepian" awalnya Liu ingin memprotes Dokter tersebut tapi terhenti oleh pintu yang terbuka,seorang wanita berumur sekitar 30-an,pendek memilik mata dan rambut berwarna coklat memasuki ruangannya,dengan ekspresi yang gembira ia mendekati Liu"oh sayang,apa kau baik-baik saja nak?"Ia meringis mendengar perkataan wanita itu yang memanggilnya anak bahkan dia tidak mengenal dirinya.ia menatapnya sambil masih sedikit meringis "oh..hai...siapa kau"

Ia tersenyum sampai hampir mengenai bibirnya "namaku Martha Fugate,dan aku akan mengasuhmu agar kau tidak kesepian"ia sangat terkejut,ia bingung harus mengatakan apa?apakah aku harus menjadi yatim piatu?mereka tampak baik, tapi.."Uh...um okay"ia masih terlihat bingung "kapan kami boleh membawanya pulang,Dok??"Ia menatap kepada Dokter dengan penuh semangat "segera setelah ia berpakaian nyonya"kata Dokter itu ia lalu membantuku turun untuk mengambil bajuku,dengan cepat aku langsung memakai baju itu.

Di perjalanan menuju rumah keluarga Fugate Liu merasakan hawa keheningan yang menakutkan di dalam mobil itu
"Ayah dan ibumu meninggal dalam kecelakaan mobil" adalah suattu kebohongan,melihat Jeff menjadi pelaku pembunuhan berantai sekarang kami berada dalam program perlindungan saksi,dan melihat saudaraku, Jeff menjadi pelaku dalam beberapa kasus pembunuhan berantai terkenal?sejak kapan?berapa lamu aku tertidur"ia melihatt ke arahku "kau tidak sadarkan selama 2 bulan..kami tidak tau kenapa"2 bulan wow..aku sangat terkejut..sebenarnya apa yang Jeff lakukan padaku?dia takut,sedih dan bingung semua tercampur aduk "oh tuhan..." Tampak raut muka kesedihan dimuka bu Fagate "kami pikir kau akan koma selamanya..sampai akhirnya Dokter menelepon dan mengatakan kau telah sadar"mereka berhenti di jalan masuk rumah

Mereka lalu mengenalkan Liu kepada anak mereka, steven, dan pada anjing kesayangan mereka, Jake,Jake adalah anjing jantan,ia berjeni Alaskan Husky. Steven berumur 13, 2 tahun lebih muda dari pada Liu,dan seumuran denga Jeff saat kejadian itu terjadi.

Ia memilik rambut pirang dan mata coklat gelap. Ia sangan energic dan suka bermain Game, Liu bersikap ramah pada mereka dan harus terikat dengan mereka sebulan kedepan.akhirnya dia memiliki keluarga lagi.dan dia ingin sekali kembali bersekolah dan memiliki banyak teman baru.insiden dengan Jeff perlahan menghilang bagaikan tak pernah terjadi,Liu mulai melupakan semua kejadian itu,yep..sampai malam itu...

Malam itu...7 tahun sudah semenjak kejadian itu berlalu tepatnya tanggal 13 sepetember,Liu bermipi tentang Jeff,mungkin hal ini terjadi dalam halayak umum mimpi indah tapi bukan mimpi itu,tapi mimpi ini tentang kejadian mengerikan itu.ia berjalan kedalam kegelapan dalam rumah itu, ia mulai mencium bau yang tidak enak,untuk memastikan bau apa itu ia mengikutinya sambil tetap mencium bau tersebut.....sampai akhirnya bau itu mengarahkannya pada Jake,anjing itu berbaring di atas seseorang.ia lalu coba memanggil Jake dan Jake menghadap ke arahnya,Liu tersentak kaget.Jake memilik ukiran senyuman Jeff di mukanya,Liu sangat ketakutan ia melihat kepada apa yang sedang di gerogoti Jake atau lebih tepatnya mahluk.....itu martha,tubuhnya berlumuran darah dan tercabik-cabik tenggorokannya robek menyisakan luka yang besar wajahnya diukir dan terbakar seperti wajah Jeff.Liu lalu berbalik dan melihat Jake duduk dan menyeringai di sana,kemudian berbicara dengan suara seperti Jeff...tapi agak menggeram"hahahhaa....AKU MENEMUKANMU!!!!"Tawa itu menusuk sampai tulangnya membeku,suara tawa saudaranya dengan bercampur geraman seekor hyena,Liu ingin muntah melihat terror itu,kemudian muncul suara entah darimana "Liu lari!!!"Setelah itu ia bangun air mata keluar dari matanya "apakah itu sebuah peringatan...atau"

Keheningan malam Liu terpotong dengan jeritan dan bau yang sama seperti di mimpinya "oh...tuhan...apa saja boleh terjadi...tapi jangan yang ini"katanya lalu dengan segera pergi kebawah menuju dapur lalu ia mengambil pisau dari satu kabinet hanya untuk berjaga-jaga..sekarang perasaan ngeri dalam mimpinya terjadi tepat di depan kedua matanya,tapi di samping Jake sesosok lelaki berjongkok di sampingnya..Liu mulai mengenali sosok itu,mata yang tidak pernah berkedip itu dan berbingkai hitam,senyum yang ia ukir dulu di wajahnya,hoody putih dengan bercak darah itu,rambut hitam,dan kulit putih yang kasar itu.....ita adalah Jeff,saudaranya yang membunuh semua orang yang Ia cintai berdiri beberapa meter darinya.ia berputar,mulut robeknya itu terbuka perlahan dengan menampilkan senyuman yang menyeramkan,seperti bukan senyuman manusia.ia berjalan ke arah Liu mata mereka saling berpandangan matanya itu tak pernah tertutup itu bagaikan menembus jiwanya "hello Liu apakah kau merindukan aku...Jeff saudaramu ini??"

Liu tidak pernah tampak ketakutan seperti itu,sampai malam itu,Jeff yang keliatannya seperti 1.000 Mil jauhnya sekarang berdiri di depannya,Liu mulai terisi dengan kemarahan dan kebencian kepada saudaranya itu yang telah merenggut segalanya itu mulai meluap,sebuah perasaan aneh muncul,ia lalu mengeluarkan pisau yang tadi ia ambil di dapur yang ia sembunyikan di kantong belakang dan mencoba untuk menikam Jeff,tapi sayang ia meleset lalu jatuh dan cairan hangat mengenai mukanya.Liu membuka matanya dan melihat hal terburuk yang pernah ia lihat seumur hidupnya.pisau itu mengenai martha tepat di hatinya,darah mulai mengalir ia pun tersentak kaget.saat itulah ia menyadari bahwa Martha masih hidup walaupun pisau itu telah menusuknya.Liu telah membunuh Martha,satu-satunya ibu yang ia punya sekarang telah hilang,kata-kata terakhirnya adalah "bangunlah Liu..saudaramu itu harus di hentikan"kemudia ia menghembuskan napas terakhirnya lalu memejamkan matanya,ia telah mati"apa yang telah ku perbuat"air mata mengaliri matanya,ia telah berubah menjadi seorang monster,sama seperti saudaranya Jeff menertawakan hal yang telah Liu perbuat "sekarang kau bisa menjadi indah juga,saudaraku"dia berlari ke arahnya dengan tawa yang sangat histeris.

Liu merasakan kemarahannya meluap besar.yang ia mau sekarang hanyalah untuk membunuh Jeff,tidak lebih ia hanya ingin melihat orang sakit itu mati.Liu mencengkram kuat Pisaunya dan dengan cepat ia berlari ke arah Jeff,tapi ia tidak bisa menghentikan kekuatannya yang sekarang ini,tidak sekarang,tidak tanpa ia menyelesaikan ini semua.Liu terus maju dan menebaskan pisaunya kesegala pada saudaranya itu.membuat Jeff tertawa semakin keras,semua kemarahan dalam tubuhnya telah meluap dan telah merubahnya menjadi mesin pembunuh,dan ia tidak akan pernah berhenti sampai dia mati,tapi Jake melompat ke antara mereka berdua untuk melindungi Jeff.Jeff kembali tertawa "apakah kau sudah bertemu peliharaan baruku??" Jake mulai berkata "semua yang harus kau lakukan hanyalah mendengarkan,lalu ulangi kata-kata ini...." Jeff menyelesaikan perkataan Jake "JEFF TELAH KEMBALI!!!"Dia kembali tertawa dan menjatuhkan Liu ke lantai,dia mulai menebas Liu lagi-dan lagi sampai lukanya terbuka kembali,darah kembali menutupi tubuhnya,Liu mengabaikan rasa sakit dan darah yang mengalir dari tubuhnya lalu menancapkan pisaunya ke leher Jeff "Mati,Mati,Mati!!!" Ia berteriak.ia menjadi histeris.Jeff berguling ke sampingnya lalu menendang tubuhnya itu sampai mengenai tembok lalu keluar melalui jendela,sebelum ia keluar ia berkata "bangun saudaraku sadarlah kita ini sama"katanya lalu semuanya menjadi gelap.

Hari berikutnya ia terbangun oleh suara pintu besi yang tertutup,Liu membuka matanya dan melihat Jason,suami martha di sana "ANAK SIALAN....kau membunuh Martha...kau sakit..kau Gila..kau-"ia lalu di tarik keluar oleh seorang pria yang menggunakan pakaian Lab.Liu segera menyadari kalau dirinya sekarang berada di atas tempat tidur di rumah sakit.Liu sangat ketakuan.Pria itu menghampiri Liu dengan menampakan raut wajah yang tampak muram "siapa namamu,nak??"Katanya"namaku Liu,Liu Woods."Pria itu lalu menjatuhkan Clipboardnya ia sangat terkejut "SAUDARA DARI JEFFREY??"Ia berteriak membuat Liu terkejut lengah dan meringis kesakitan "ini menjelaskan semuanya....kau bertingkah seperti saudaramu?apa kau kehilangan pikiranmu!!"Ia pergi keluar.Liu tampak bingung "bagaimana ia bisa tau soal Jeff" ia segera menyadari kalau dulu Jeff juga pernah di rawat di rumah sakit ini,lalu seorang laki-laki, yang lebih kurus dan lebih pendek datang dengan membawa Clipboard "kami memiliki informasi tentangmu..nama pasien : Lucas Woods yang juga di kenal Liu, Umur 17 tahun tinggi 6'1..apakah itu benar?"Liu menjawab dengan sedikit meringi"y..yeah"pria itu nampak takut dengan apa yang tertulis di Clipboardnya "O....okay..a..alasan penahanan KEGILAAN DAN PEMBUNUHAN?oh tidak jangan seperti kasus Jeffrey lagi,jangan bergerak Monster"ia lalu keluar dari pintu,ia sangat ketakutan.Liu memegang wajahnya ia merasakan rasa ketakutan Jeff telah kembali....ia sekarang tau apa yang ia katakan......pikirannya telah di ambil oleh perasaan marahnya......kewarasannya telah di tarik keluar oleh seorang monster dalam dirinya.....dan dia telah berubah mejadi Monster itu....orang yang ia lihat sekarang ia anggap sebagai pengghalang dirinya dengan kematian saudaranya kemarahan dan kegilaan mengambil alih pikirannya...hal yang harus ia lakukan adalah membunuh Jeff ternyata benar Liu sama seperti dia....

Liu berlari,tubuhnya di lumuri darah segar,bukan darahnya,tapi darah mereka.para orang yang bekerja di rumah sakit tersebut "kenapa?kenapa aku membunuh mereka!"Ia bertanya pada dirinya sendiri,tapi Liu tau jawabannya.....karena mereka menghalanginya...menghalanginya antara dia dan kematian saudaranya Liu berlari menyongsong Lorong gelap tersebut lalu bersembunyi di balik tempat sampah,baunya sangat menyengat tapi dia tetap mencoba untuk bertahan,polisi sudah mengepung tempat itu,Liu mulai kembali wars,ia memutuskan untuk mencari tempat persembunyian,jadi dia memutuskan untuk ke rumah lamanya,Liu menyingkirkan barikade yang menutup gerbang rumahnya lalu membuka pintu rumahnya...rumahnya sudah sangat berdebu dan tua.dia mulai bernostalgia saat tinggal di sana.lalu ia naik atas dan menuju ke kamarnya.

Kembali memori tentang kejadian mengerikan itu terlintas dalam pikirannya.seorang petugas kepolisian menaiki tangga,terdengar suara tapak kakinya menggema.ia merasakan kembali keinginan ingin membunuhnya "apakah kau di sana nak??keluarlah"dia tampak ketakutan memikirkan apa yang akan Liu lakukan padanya"PERGI! Aku tidak mau membunuh siapapun lagi!!!" Polisi itu lalu membuka pintunya pikiran Liu sudah di penuhi perasaan ingin membunuh Liu menghindari serangan baton polisi tersebut lalu menjatuhkan dan menimpanya di lantai "kumoho....jangan"Liu menggorok leher polisi itu ketika ia mengiba,ia tersedak karena darahnya.ia merasa tenang sesudah membunuh polisi itu,mungkin ia ingin membunuh yang lain lalu ia berjalan ke arah balkon kamarnya ada seorang petugas sedang menggantung dengan sebuah kawat di dekat situ sambil memegang lampu,ia lalu menggapai leher sang petugas itu lalu "crack" dia mematahkan leher petugas itu,ia mulai tertawa histeris,ia mulai kehilangan kewarasannya tawa histerisnya membuat ia terjatuh,lalu kemudian pingsan...

Saat ia pingsan,ia memimpikan sesuatu lagi,mimpi tentang Jake....dia mengatakan pada Liu untuk memasuki hutan tersebut,di dalam hutan ia menemukan "teman" saat tengah menuju ke hutan paling dalam,kemudian semak-semak mulai mencekin dia,ia melihat wajah...atau lebih tepatnya,tidak ada wajah....

Ia terbangun ia melihat Jake berdiri di pojok kamarnya..."Kenapa kau tidak lari?kenapa kau malah membunuh mereka"katanya dan mulai tertawa,ia terpaksa harus menerima fakta kalau Jake sekarang bisa berbicara "aku harus membunuhnya aku harus membunuh Jeff!jadi aku bisa mengakhiri ini semua!"Liu terkejut mendengar apa yang telah terlontarkan dari mulutnya,ia lalu memiringkan kepalanya"apakah kau yakin kau bisa mengalahkan saudaramu??"Liu mulai marah mendengar perkataan tersebut"aku harus melakukannya"ia tertawa kembali....dan menghilang ke dalama kegelapan di sudut ruangan rupanya polisi belum menyerah untuk mencari Liu.mereka mengira berubah menjadi sesosok monster apa ia?

Ia merasakan suata perasaan yang menyenangkan,darahnya mulai naik.....Liu sekarang sudah seperti Jeff ia memegang sebelah wajahnnya dalam kengerian,air mata mulai jatuh sebenernya dia itu apa "kenapa akau bisa berubah menjadi seperti sesuatu yang paling aku benci"ia pun akhirnya memutuskan diri untuk keluar dari kota ini selamanya...di jalan ia akan keluar dari kota,Liu melihat hal yang mengerikan yang telah ia lakukan mayat polisi itu terduduk di atas mejaku,yep...meja makan ku itu,satunya memiliki luka gorokan di lehernya dan yang lain kepalanya berputar dan sekarang wajahnya menengok kebelakang,tubuhnya telah
Hancur "telah menjadi apa aku ini?aku harus pergi....sebelum aku membunuh mereka semua"ia menangis,air matanya mengaburkan pandangannya

Sebelum ia meninggalkan,rumah tuanya itu,ia memutuskan untuk mengambil Pisau lain dari dapur,Liu tau ia membutuhkan itu sebagai alat untuk melindungi diri.sangat susah baginya untuk memegang erat kedua pisau itu apa lagi tangannya itu di penuhi darah dari korbannya dan ia susah untuk melihat dalam keadaan menangis,ia lalu berlalri keluar dari rumahnya menuju ke hutan "kenapa ke hutan"aku bertanay pada diriku,ia memiliki firasat ia harus ke hutan....ia melihat tanda lingkaran dan X di tengahnya "huh?" Ia mengabaikan tanda itu,ia harus pergi sejauh mungkin,ia terus beralri ke dalam hutan sampai menemukan tanda lain,bertuliskan "hati-hati terhadap peria tinggi di dalam hutan..beberapa orang memanggilnya slenderman""slenderman?? Huh"ia mengabaikan tanda itu lalu tetap berlari.ait mata masih tersisa di matanya"tunggu dulu...dimana aku??"Ia pun berhenti,ia berbalik lalu melihat sesosok pria botak tinggi memakai jas,Liu melihat ke arah orang itu,mengerikan,ia tidak memiliki wajah,itu adalah orang dalam mimpinya...dia adalah slenderman

Insting Liu mulai bersiap dengan pisaunya,tapi orang itu tampak seperti tidak melindungi dirinya,ia menyadari bahwa orang itu bukanlah musuh.ia berbicara tidak hanya dalam satu gaya.....tapi 3 ia berbicara seperti lelaki setengah baya,perempuan berumur sekitar 20'an,dan suara anak laki-laki sebayanya suara pria itu sangatlah berisik "saya telah membuat kesalahan besar" ie berpikit apa maksudnya "apa yang telah kau lakukan"dalam kota ini 279 tahun yang lalu,aku membunuh semua orang yang aku cintai"suara wanita tampak dominan "aku merenggut nyawa satu-satunya putriku"kata seorang laki-laki "aku membunuh banyak anak-anak"suara pria kembali dominan "aku telah di buang mereka kemari sebagai monster,anak-anak selalu datang kemari dan menyerang ku,ITU SANGAT MENYAKITKAN!!!"Sulurnya memotong pohon itu,ia nampak sedih dan marah "setiap saat aku ingin mereka mendengar tangis permintaan tolongku!tapi malah mereka malah menyerangku"Liu tau ia tak bisa menolongnya ia berusahan untuk menenangkannya "apa yang bisa saya bantu?"Ia tidak tau kenapa,tapi ia tau kalau ia orang baik...

Pria itu menatap pada Liu, dan tampaknya ia senang,Liu melihat pada orang itu,mencoba menebak apa pertolongan yang bisa ia berikan,ia memberikan sebuah kertas yang telah di gambar dengan gambar lingkaran dan di tengahnya ada tanda X,"aku minta kau untuk meletakan kertas ini diluar hutan di bawah pohon di sampin gereja,lalu aku butuh kau memanggilku john kemudian bakar kertasnya lalu berkata 'aku memanggilmu kekuatan asing dalam hutan untuk terbebas,datanglah kau datanglah padaku'dan aku akan muncul ke dunia"ia sangat ketakutan,tapi Liu melakukan seperti yang di perintahkan

Liu menemukan sebuah gereja,lalu masuk kedalamnya,Jake sudah menunggunya di dalam "nampaknya saudaramu yang akan menang"Liu mengabaikannya dan menganggapnya kalau itu hanyalah sebuah ilusi kegilaannya,ia melanjutkan perjalanan ke dalam,ia berteriak melempar anjing itu"DASAR ANJING SIALAN!!!TINGGALKAN AKU SENDIRI"mahluk itu terlempar tulangnya ancur,namun tulang itu tiba-tiba sembuh kembali"kau bukanlah Jake,siapkau?"Mahluk itu berubah bentuk semakin panjang dan berubah warna bulu menjadi hitam,ia berubah menjadi sesosok manusia serigala,dan memiliki taring yang sangatlah tajam,mulia keluar asap hitam dari matanya dan mulai menampakan senyum yang menyeramkan ia mulai berbicara seperti manusia "aku bukanlah khayalanmu...aku tidak seperti John"Liu berasumsi bahwa yang sedang ia bicarakan adalah Slenderman "siapa kau" ia mulai tertawa sperti tawa manusia bercampur dengan suara hyena dan berkata "John adalah sepetiku,kau memanggil kami 'SETAN', tapi aku panggil senyuman"ia menyeringai menyeramkan seperti orang gila ia lalu berlari mencoba menyerang Liu,Liu meraihnya dan melemparkannya keluar jendela gereja "SETAN ATAU BUKAN!!!AKAN KUBUNUH KAU"ia tersenyum saat terlempar dan menabrak kaca..ia kemudia merangkak ke luar pintu dengan ekor diantara kakinya dan melarikan diri dalam kegelapan malam.

Liua memutuskan untuk menolong John keluar dan memunculkan ia ke dalam dunia. Ia meletakan kertas simbol tersebut di luar di dekat pohon di belakang gereja.aku mengucapkan mantar yang telah John berikan padaku.ia merasakan dinginnya sangat menusuk dan

Ia membakar kertasnya setelah itu,John muncul di belakang ku dan mulai berkata dengan dominan suara laki-laki"senyumlah...kau tau aku bukanlah salah satu khayalanmu sejak saat itu.....aku datang dan memang setan itu saudara saya"ia merasa menyesal dan mencoba berbicara tapi John menghentikan sambil menyabetkan sulurnya pada sebuah batang kayu "KAU!"Ia berteriak "kau adalah anak itu!"Liu berbalik dan melihat ke arah John menyabetkan sulurnya,Liu melihat seorang laki-laki berambut hitam menggunakan hoody putih "oh tuhan" ia berkata dalam ngeri melihat sosok itu...itu adalah Jeff

Ia memakai penutu hoodynya,tapi ia tau siapa itu.....Ini adalah pertarungan terakhir....untuk menyelesaikan semua "MARI SELESAIKAN INI!!!!JEFFREY!!!"Dengan cepet ia berlari ke arah Jeff,perasaan itu kembali lagi dan di penuhi dendam,Jeff menunduk membuat Liu menabrak pohon,Liu menarik pisaunya yang tertancap pada batang pohon itu "KAU HARUS MEMBAYAR SEMUA PEBUATANMU PADAKU!!!"Liu menerjang ke arah Jeff dengan kekuatan bukan kekuatan manusia,Jeff memotong salah satu sulur Slenderman dan berlari ke arah Liu,ia mendorong Liu ke arah pohon dan kembali membuat luka pada wajah Liu dengan pisaunya "inilah yang selama ini aku tunggu,Liu.aku tau kau itu sepertiku,SEKARANG LAWAN AKU!!"Liu melepaskan diri lalu mendorong Jeff ke arah Slenderman,tapi tiba-tiba tubuh Slendy menguap menguak sosok aslinya,yaitu sesosok mahluk sperti Srigala,mahluk itu bernama Smiles

Smiles menerjang ke arah Liu,menggeram dan menggertak ia membiarkan perasaan itu mengontrolnya ia meraih mulut mahluk itu lalu membukanya lebar-lebar lalu "Crack" Liu mematahkan rahang mahluk itu dengan kekuatan bukan manusia,Jeff berlalri ke arah Liu dan mencoba untuk menikam dan terus menikam,Liu mengambil pisaunya yang lain lalu melemparkan Jeff ke arah gereja,menghancurkan temboknya,ia kemudian menyalakan korek yang ia temukan di hutan tadi,lalu melemparkannya ke arah Gereja itu,dan membuat gereja itu terbakar,terdengar bunyi retakan kayu karena api tersebut suara itu membanjiri pikiran Liu,Jeff bangkit dari dalam kobaran api itu lalu melemparkan Smiles tadi ke arah Liu,Liu berlari ke arahnya dan membelah dia mahluk itu dengan tangan kosong.ia mengambil satu serpihan gereja itu lalu menikam Jeff berulang-ulang,Jeff tertawa dengan kencang lalu melemparkan pisaunya hingga mengenai dada Liu,meninggalakn luka di dada Liu lalu melemparnya yang termegap-megap kehabisan napas,kedalam api.ia mendengar kata "BANGUNLAH"dari dalam kobaran api.....pikiran Liu mulai terbakar.....

Lalu penyelidikan di lakukan di gereja yang tebakar itu,seorang pria bernama Ron,yang tengah menyelidiki puing-puing gereja itu menemukan tubuh seorang anak laki-laki yang habis terbakar tapi tidak mati dan ia tampak ketakutan.ia memilik luka di wajahnya dan rambutnya berwarna coklat kemerah-merahan.anak itu mulai membuka matanya"het kawan,aku akan membawamu keluar"ia lalu menyingkirkan puing-puing gereja tersebut dari tubuhnya lalu meraih tangannya anak itu membuka matanya perlahan"HEY MOLLY!AKU MENEMUKAN SESEORANG DISINI!IA MASIH HIDUP"Molly adalah seorang wanita setengah baya"apa!kau bilang seseorang selamat""yeah..dan sekarang tolong aku..."Kata-katanya di potong anak itu"aku tidak butuh pertolongan!tapi kalian yang membutuhkannya""hah??"Ia berdiri.."Kau menghalangiku....jangan menghalangiku..." "Hey kawan apa kau ba..."Lalu di lanjutkan dengan teriakan dan suara tawa setelah kamera yang mereka pegang terjatuh ketanah,lalu perlahan mulai tenang,lalu terdengar suara dalam malam itu "BANGUNLAH",lalu kamera tersebut mati.

Rekaman itu di temukan 3 tahun kemudia dalam puing-puing gereja tersebut,bersama dengan kepala dari dua orang dalam rekaman tersebut.tidak ada yang tau siapa yang membunuh mereka,ia tak menunjukan mukanya,pembunuhnya tak pernah di temukan....beberapa orang menatakan ia tak bisa di temuka,tapi aku katakan....AKU SANGAT MUDAH UNTUK DITEMUKAN....

The Blind Maiden

The Blind Maiden

The Blind Maiden atau disebut juga dengan gadis buta adalah sebuah kisah urban legend yang sangat mengerikan dari Spanyol mengenai sebuah situs/web aneh yang menawarkan jasa kepada kalian untuk menambah pengalaman seru dan menakutkan yang berujung dengan kematian.

Ada sebuah urban legend yang baru yang telah beredar di sekolah-sekolah di seluruh negara Spanyol. Anak-anak sekolah dan para remaja pada umumnya, mereka saling bisik berbisik dan membicarakan sebuah rumor, bahwa mereka sedang membicarakan sebuah situs di dunia maya yang aneh, dan mereka menyebut situs itu dengan sebutan "The Blind Maiden" atau di sebut juga dengan situs Si Gadis Buta.

Urban legend kali ini sama sekali tidak terkenal di luar negara Spanyol, karena urban legend ini memang hanya ada di negara Spanyol pada umumnya, para remaja di Spanyol mengatakan bahwa sebagian besar website Blind Maiden ini dalam keadaan offline dan kalian sama sekali tidak dapat mengaksesnya, tidak peduli seberapa keras kalian berusaha untuk mencoba mengakses situs ini, hasilnya tetap tidak bisa di akses. Namun, menurut rumor, situs ini memiliki tiga aturan dan kalian harus mematuhi aturan tersebut, karena peraturan ini adalah sebuah syarat untuk mengakses situs ini.

Ada 3 aturan yang kalian harus patuhi, aturan sekaligus sebagai syarat itu adalah sebagai berikut.

1. Kalian harus dalam keadaan sendiri.

2. Kalian harus mematikan semua lampu di dalam rumah kalian.

3. Setelah itu kalian akses situs ini dengan mengetik situs Blind Maiden tersebut tepat di tengah malam yang tidak berbulan.

Jika kalian memenuhi semua aturan dan persyaratan ini, maka kalian akan diberikan sebuah kesempatan untuk mengakses situs Blind Maiden.

Begitu kalian masuk ke situs ini, maka kalian akan melihat sebuah adegan yang sangat amat mengerikan, di mana terdengar suara orang-orang sedang menjerit ketakutan, sebuah adegan yang mengejutkan seseorang sedang berteriak histeris di pojok kanan layar, ada sebuah foto yang sudah tua di dalam foto itu terdapat seorang anak laki-laki dan perempuan sedang berdiri di atas tebing, wajah mereka dalam ketakutan yang luar biasa entah apa yang mereka takutkan, setelah itu ada sebuah adegan di mana ada seorang wanita tua sedang berlari keluar dari rumahnya dan ia memegang sebuah pisau di tanganya sambil menatap sinis tajam dan mengucapkan sesuatu ''Aku akan membunuhmu, seperti kau membunuh kedua anakku!'', beberapa saat kemudian setelah itu ada sebuah adegan yang sangat mengerikan seorang gadis yang dibakar hidup-hidup oleh sekumpulan orang pada malam hari dan di dalam lahapan api gadis itu berteriak ''Tolong, tolong aku, siapapun kau disana tolong aku!'', sayangnya beberapa adegan yang ditampilkan sangat cepat dan berkedip satu layar adegan demi adegan tanpa adanya penjelasan yang jelas.

Menurut cerita, akan ada beberapa baris teks berbahasa Spanyol muncul di layar, apabila di artikan ke dalam bahasa Indonesia artinya sebagai berikut.

Di bawah teks ada dua buah tombol, yang bertuliskan "Terima" dan "Tolak"

Pada momen ini kalian mungkin akan sangat penasaran bukan? Kalian mungkin akan tergoda untuk menekan tombol "Terima". Jangan! jangan kau tekan tombol ''Terima'' karena itu adalah kesalahan yang besar, jika kalian menekan tombol terima maka akan terjadi sesuatu pada kalian. Klik "Tolak" dan kalian tetap aman dan keluar dari situs ini dengan hati tenang.

Namun sebaliknya jika kalian menekan tombol ''Terima'' maka tiba-tiba layar monitor komputer kalian akan berubah menjadi sebuah adegan video secara live (langsung), kalian akan melihat sesosok figur manusia yang sedang berjalan menuju rumah kalian! Setelah itu mungkin kalian akan merasa takut bukan? dan kalian ingin secepatnya mematikan komputer kalian, namun sayangnya kalian tidak bisa menghentikan video live ini, walaupun kalian mencabut stop kontak alhasil komputer kalian akan tetap menyala. Di bagian ini kalian akan menonton sebuah adegan di mana ada seseorang yang mendekati rumah kalian membuka pintu dan memasuki sebuah ruangan yang sama di mana kalian sekarang sedang duduk di depan komputer. Ketika sampai tepat di depan kamar kalian, maka pintu kamar akan terbuka perlahan dan kalian akan merasakan sesuatu yang hadir di dalam kamar kalian tepat di belakang kalian, dan kalian akan merasakan sesuatu yang menyentuh di bahu kalian. Dan sesuatu yang mengerikan akan terjadi pada kalian, kalian akan mati di tempat, hal terakhir yang kalian dapat lihat sebelum kalian mati adalah akan muncul sesosok wajah seorang gadis buta dengan mata yang menonjol keluar, menatap kalian tanpa ekspresi apapun.

Menurut urban legend, secara paksa gadis buta itu akan mengambil kedua bola mata kalian dengan kedua tanganya dan mengambil sebuah snapshot dari wajah kalian sebagai bagian dari galeri foto website Blind Maiden.

Apakah kalian bersedia untuk mengambil sebuah resiko yang sangat berat? Dan ingat nyawa kalian hanya satu. Semua pilihan itu hanya ada di tangan kalian.

Oke.... Selamat mencoba ya!! resiko tanggung sendiri. Atau mungkin biar berhasil kalian harus ke Spanyol dulu..

Bilik Nomor 13


Bilik Nomor 13

Di zaman yang serba teknologi ini, internet bukanlah hal asing. Warnet 24 jam dan Hotspot area menjamur dimana-mana.

Tapi tahukah kamu? yang dapat menguasai teknologi bukan hanya kita, manusia. Tapi juga makhluk halus/ makhluk dari dunia lain.

Ada sebuah Warnet 24 jam di pinggiran Kota yang sepi. Warnet tersebut dekat dengan Kuburan yang tepat di sebelah kirinya. Warnet tersebut memiliki lebih dari 20 bilik.

Konon, bilik nomor 13 Warnet tersebut adalah gerbang menuju dunia lain. Dengan cara:

1. Pilih bilik nomor 13 (kamu hanya bisa melakukannya di malam hari, sebelum tengah malam)

2.Tunggulah sampai jarum jam menunjukkan pukul 00.00 tepat tengah malam.

3. Jika muncul pop up window mencurigakan dengan latar belakang hitam pekat, diamlah! jangan bergerak!

4. Jika kamu menggunakan Headset/ Headphone, kamu bisa mendenar suara-suara disturbing yang menyayat telinga.

5. Jika ada gadis dengan rambut hitam panjang, dengan wajah mengerikan dan bola mata mencuat keluar muncul pada pop up window tersebut, diamlah! jangan bergerak!

6. Jika kamu bergerak/ berteriak. Maka dia akan senantiasa mencongkel matamu dan mengambilnya.

7. Lebih parah lagi, kamu akan ditarik ke dunianya, secara paksa. Melewati layar monitor yang ada di bilik 13.

8. Dan kamu tak akan bisa kembali.

Sang pemilik warnet kerap kali endengar teriakan singkat dari balik bilik 13 tepat tengah malam. Dan keesokan paginya, layar monitor bilik 13 mengalirkan darah, yang baunya sangat mengganggu.

Hanya sedikit informasi yang bisa disampaikan, karena kejadian ini masih misterius. Dan untuk lokasi warnet tersebut, sampai sekarang belum diketahui...

Mirror

Mirror

selama yang bisa aku ingat, cermin itu sudah lama ada di kamarku. ia panjang dan membentang. panjangnya hampir setengah dinding kamarku, Cermin yang polos dan sederhana. Orang tuaku mengatakan kepadaku bahwa itu sudah ada sejak kami pindah ke rumah ini dan berpikir akan cocok untuk seorang gadis seperti diriku dan tidak pernah berpikir untuk menurunkannya.

akupun tidak terlalu meributkan soal itu. aku akan merapikan rambutku, merias wajahku di depannya setiap pagi lalu melenggang keluar, tidak pernah mempermasalahkannya. sampai ketika aku memutuskan bahwa aku harus melakukan beberapa perubahan, dengan sedikit merenovasi kamarku.
aku meminta orang tuaku untuk memindahkan cerminnya. mereka setuju dan memanggil beberapa
orang untuk membongkar cermin itu dari dinding tanpa merusaknya. lalu meletakkannya di lemariku.

puas dengan perubahan kamarku, aku lantas menutupi bekasnya dengan poster dan kartu pos. sekarang cermin itu telah tersembunyi. aku bahkan hampir melupakannya.

sampai suatu malam.

mungkin sekitar satu minggu setelah aku memindahkan cermin itu. kedua orang tuaku sedang pergi dalam perjalanan bisnis, jadi aku dan dua adikku tinggal di rumah sendiri. hari berjalan dengan baik sebagaimana biasanya dan kedua adikku telah terlelap dikamarnya. aku berbaring di ranjangku, tertidur nyenyak.
aku bukanlah tipe orang yang mudah terbangun namun perasaan tidak nyaman tiba-tiba melanda saat aku tidur. aku mendapati diriku terbangun di tengah malam bermandikan keringat dingin, nafasku begitu memburu dan aku tidak mengetahui apa penyebabnya, aku tidak merasa seolah-olah telah bermimpi buruk atau sedang sakit. namun perutku terus bergejolak, seakan memperingatkanku tentang sesuatu.

aku mencoba melupakannya, berharap perasaan ini akan segera sirna. saat itu sekitar pukul satu pagi dan semua sudah kembali tenang. aku bisa mendengar nafasku sendiri dan berusaha untuk kembali tidur. namun dalam kegelapan samar-samar aku dapat mendengar suara ketukan pelan, seperti sesuatu yang mengetuk kaca.

Tok-tok.

Aku menatap jendela, tidak ada sesuatu di luar kamarku yang dapat menyebabkan suara tersebut. jadi aku berbalik
menghadap dinding. mungkin itu hanya imajinasiku, atau mungkin bahkan tikus, karena keadaan begitu sunyi saat ini.
Lalu aku mendengar suara itu lagi.

Tok-tok. Tok-tok.

empat ketukan, keras dan jelas, memecah keheningan.

aku diam sejenak, menahan nafas, berusaha untuk melacak sumber suara. tidak ada.

lelah, aku meyakinkan diriku bahwa itu adalah karena masalah kurang tidur yang menyebabkanku berimajinasi berlebihan.
jadi aku memejamkan mata, dan mencoba tidur untuk yang kesekian kalinya.

Tok-tok, Tok-tok, Tok-tok

mataku terbuka sekali lagi. aku masih berbaring, berharap suara itu akan segera menghilang seperti sebelumnya. namun ketukan berirama itu malah makin bertambah kecepatan, lebih cepat dan lebih cepat, sampai membuatku jengkel sekaligus ketakutan.
sekarang aku benar-benar terjaga dan mengetahui bahwa mungkin itu saudaraku, dan mungkin mereka mencoba menggodaku. aku
muak, lalu menembus keheningan malam
dengan teriakanku.

''HENTIKAN !!"

ketukan itu akhirnya berhenti dan aku hendak mematikan lampu kamarku lagi, , namun suara itu kembali lagi dan hanya bertambah keras.
aku bangkit, kesal dan jengkel dan mencari sumber suara. dan menemukan itu berasal dari lemari pakaianku.

aku tidak meragukan bahwa saudaraku akan bersembunyi di sana, menungguku untuk mengejutkanku. aku
beranjak ke lemariku, membuka pintunya dengan paksa.

tidak ada tanda-tanda saudaraku. Tidak ada sama sekali.

namun ada jejak tangan
berwarna merah, mengalir dipermukaan cermin. masih basah, seolah-olah baru beberapa detik yang lalu. aku mendekati cermin itu, menjangkau menyentuh
noda merahnya. lalu disambut sebuah dentuman yang amat keras.

jantungku berdetak kencang saat melihatnya.
mahluk aneh itu. dengan tangan membusuk dan jari-jemari keriputnya yang ia benturkan ke kaca dari dalam, berusaha menghancurkan dinding yang memisahkan duniaku dan dunianya. dia agak mirip manusia, namun lebih menakutkan.
rahang dan kepalanya tertekuk yang membuatnya terlihat aneh. matanya tenggelam dalam darah, seolah itu adalah air matanya sendiri. rambutnya acak-acakan dan terdapat banyak luka di wajahnya.
Dia menatapku, terus memukul-mukul kaca dengan seluruh kekuatannya.
mataku seperti terpaku, aku tidak bisa bergerak. aku sulit bernafas saat
matanya menatap lekat-lekat ke arahku.
ia begitu lapar. begitu bernafsu. dia membenturkan lengannya begitu kuat.
cermin mulai bergetar dan kemudian retak.

sesuatu yang kukhawatirkan akhirnya benar-benar terjadi, , cermin itu hancur berkeping-keping, dibarengi dengan suara jeritan, teriakan, dan raungan darinya yang sungguh memekakkan telinga siapapun yang mendengarnya.

aku langsung membuka
pintu kamarku dan berlari
menyusuri koridor segera setelah aku mendapatkan kembali kontrol atas tubuhku,
aku masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu.
tubuhku menggigil dalam kegelapan mendengar suara makhluk itu bangkit dari serpihan kaca, menunggunya untuk datang
menjemputku.
, menunggu kuku-kuku
panjangnya untuk mengikis
pintu ini.
Sambil menahan isak tangis aku meringkuk ke dinding,
berdoa.


mungkin sudah sekitar satu
jam berlalu, tapi bagiku, sudah seperti satu
hari. aku tak dapat mendengar apapun darinya. aku merasa detak jantungku kembali normal,
begitu juga nafasku.
aku terus menunggu sampai cukup rasa percaya diriku untuk berdiri dan berjingkat keluar dari kamar mandi,
perlahan-lahan, aku memutar kenop pintu. tapi tidak bisa terbuka. rasa
takut kembali menjalar di tulang punggungku. aku tiba-tiba teringat bahwa kunci pintu kamar mandi sedang rusak.

aku kembali terduduk di ubin yang dingin, paling tidak terkunci dikamar mandi masih lebih baik daripada dimakan hidup-hidup.
aku mulai merasa nyaman sebelum akhirnya mendengar sesuatu dari arah cermin wastafel kamar mandi. tidak sampai 1 meter dariku.


Tok-tok

The Crawling Woman

The Crawling Woman

Dia adalah seorang gadis manis berumur 29 tahun. Namanya tidak begitu penting, namun hal yang akan kuceritakan pada kalianlah yang harus kalian perhatkan baik baik. Namun sebelumnya, dicerita ini kemungkinan siapapun yang mempostingnya akan menyertakan sebuah foto ilustrasi yang cukup membuat kalian merinding, apapun itu, camkan dalam diri kalian, itu hanyalah sebuah foto ilustrasi. Cukup kalian bayangkan saja, dan walaupun ada sedikit kesamaan denganku, sekali lagi kukatakan itu hanyalah sebuah ilustrasi belaka. Dan kusarankan kalian membaca cerita ini dalam keadaan duduk sendirian dikamar kalian.
.
.
Sekarang aku akan menceritakan sebuah kisah yang pernah kualami dan selalu menghantuiku sampai saat ini. semua ini berawal dari sebuah web cerita horror yang bertebaran di internet. Singkat kata dalam cerita yang kubaca tersebut terdapat sebuah pesan yang cukup membuatmu merasa merinding tiap kali kalian sendirian, seolah olah ada seseorang yang akan selalu mengikutimu. Dan ini adalah sebuah kutukan bahwa ketika kau selesai membacanya dan menyadari pesan yang ada didalamnya maka apapun itu, entah itu hantu ataupun sosok monster dari dalam kegelapan akan selalu mengikutimu kemanapun kalian pergi. Terutama saat matahari terbenam, membiarkan gelap malam yang tidak aman mulai merayap. Cerita yang kubaca adalah tentang sosok wanita yang konon menjadi hantu karena sebuah kecelakaan yang menimpa dirinya saat gempa bumi melanda daerahnya. Dia terjebak dibawah reruntuhan bangunan dan sebelum tewas karena kekurangan oksigen serta kekurangan makanan, menurut legenda yang ada dia selalu berteriak minta tolong. Namun semua ini sia sia saja, sebab pada akhirnya dia tak tertolong juga dan tewas dengan cara yang sangat menderita.
.
.
Berada dibawah reruntuhan gedung, kekurangan oksigen dan tidak mampu untuk bergerak merupakan sebuah keadaan yang sangat menyengsarakan bukan? Begitulah yang dialami oleh wanita ini. dia berada dibawah reruntuhan gedung, berharap ada yang menolongnya, berharap bahwa suara teriakan minta tolongnya didengarkan oleh petugas evakuasi. Namun apapun yang dilakukannya tidak pernah terdengar oleh siapapun, sebab dia berada dibawah tumpukan reruntuhan gedung setebal 8 meter. Terkadang harapan justru semakin menyengsarakan, sebab rasa sakit akan bertambah ketika kalian berharap dan kemudian menyadari bahwa harapan yang kalian tanam sesungguhnya adalah sia sia. Maka kemudian wanita ini tewas setelah berjuang begitu kerasnya, dan berharap… yah berharap, dimana pada akhirnya harapan tersebut memalingkan muka darinya.
.
.
Tepat setelah mayatnya ditemukan, konon menurut penuturan beberapa sumber, hal hal ganjil mulai terjadi di rumah para kru evakuasi. Seperti ketika dimalam hari mereka seringkali mendengar suara desahan suara nafas tersengal, suara lirih minta tolong entah dari mana asalnya, suara gemerisik dibawah ranjang, atau bahkan suara langkah kaki berderap yang terdengar di plafon rumah. Nampaknya arwah wanita yang tewas menderita ini tidak tenang, atau dia merasa kecewa bahwa petugas evakuasi tidak bisa menyelamatkan dirinya, sehingga wanita ini yang kini muncul sebagai hantu, menyalahkan para petugas evakuasi atau orang lain yang ada ditempat dimana mayatnya ditemukan. Menurut penuturan salah satu saksi yang dihantui oleh arwah wanita ini, pada suatu malam dia terbangun karena mendengar suara aneh dari ranjangnya, dan ketika dia terbangun dia melihat sosok yang merangkak berjalan dengan cepat keluar dari ranjang tempat dia tidur. Saksi ini pada awalnya mengira bahwa itu adalah anjing peliharaannya, namun kemudian dia mengingat dengan jelas, bahwa sosok itu memiliki rambut yang panjang dan terurai dilantai ketika dia berjalan merangkak dari bawah ranjangnya. Menurut penuturan saksi, ketika dia menyadari hal ini tiba tiba saja dia merasa ada sesuatu yang bergerak dibalik selimutnya. Menyadari ada hal yang ganjil maka dia segera meloncat turun dari ranjangnya. Dia hendak keluar dari kamarnya, namun entah karena sebab apa pintu kamarnya tidak bisa dibuka. Dan ketika dia sedang panic dan berusaha untuk membuka pintu kamarnya, hal yang tidak akan pernah dia lupakan terjadi.
.
.
Dibelakang pria ini, saksi hidup cerita ini, dia mendengar suara desahan nafas tersengal yang mendekatinya. Pria ini tidak berani untuk menoleh kebelakang, sebab apapaun sumber suara tersebut, nalurinya mengatakan bahwa itu bukanlah berasal dari seorang manusia. Dan saat itulah muncul sepasang tangan merangkul lehernya, pria ini merasakan hembusan nafas pendek pendek ditengkuknya, pria ini terpaku dalam horror sehingga tidak bisa menggerakan tubuhnya sedikitpun, dan tiba tiba saja sebuah kepala yang terkulai menjulur dari balik bahunya, wajahnya pucat kebiruan, dengan mata membelalak dan mulut yang menganga seperti berjuang mendapatkan udara. Sebelum jatuh pingsan karena ketakutan pria ini sempat mendengar suara terputus putus yang samar “sekarang kalian mendengarku bukan?”
.
.
Kalian tentunya berpikir ini semua adalah hanya sebuah urban legend bukan? Yah benar ini adalah sebuah urban legend yang terkenal sebagai the crawling woman. Dan kalian akan bertanya tanya pula apa kutukan dari sosok hantu ini, yang sebelumnya kusebutkan diparagraf terdahulu. Menurut legenda, siapapun yang membaca cerita mengenai urban legend ini, dari sebuah cerita yang didalamnya terdapat sebuah pesan tersembunyi, akan dihantui oleh sosok hantu ini, sama seperti yang aku alami sejak aku membaca cerita ini sampai sekarang. Dan sekarang adalah pilihan kalian untuk mengetahui apa pesan tersembunyi dibalik cerita ini, jika kalian terlalu takut untuk membuktikannya, maka kusarankan kalian membaca cerita ini sampai pada tanda titik berikutnya, dan kalian akan aman dari gangguannya. Namun, jika kalian terlalu penasaran seperti aku sebelumnya, maka kalian akan kuberitahu letak pesan tersembunyi tersebut, dan sekali lagi kusarankan berhentilah membaca sampai pada akhir paragraph ini saja, sebab, paragraph berikutnya adalah sebuah kalimat yang menunjukan pesan tersembunyi itu.

***********
Paragraph ini bukan merupakan bagian dari cerita, ini hanya sebuah petunjuk agar kalian mengetahui pesan tersembunyi dibalik cerita diatas, jika kalian memilih untuk memuaskan rasa penasaran kalian dan ingin mengetahui pesan tersembunyi dari cerita diatas maka kusarankan agar kalian mengambil tiap kata pertama pada masing masing paragraph, dan menyusunnya menjadi sebuah kalimat. Kalimat itulah pesan tersembunyinya. Jangan katakan aku tidak memperingatkan kalian sebelumnya!

***************

Baca & Hayati


Kamu tidak takut kan?

Kamu sedang berbaring di atas tempat tidurmu, suara mendesing dari pendingin ruangan mu hanyalah satu satunya suara yang memisahkanmu dari keheningan total. Kamu tahu, keheningan jenis itu, yang sangat berat, yang hampir setara dengan suara yang bising? Jenis keheningan dimana kamu dapat mendengar jarum yang jatuh dari 3 kamar jauhnya, keheningan dimana kamu dapat merasakan telingamu terisi suara detak jantungmu sendiri saat kamu menutupi telingamu dengan bantal. Jenis keheningan itu…

Suara mendesing pendingin ruangan adalah satu satunya suara yang kamu dengar, suara yang biasanya tidak disadari, hingga hanya suara itu yang sekarang menemanimu. Itu membuatmu nyaman, entah saat kamu menyadarinya atau tidak. Tetapi tiba-tiba, ruanganmu kembali ke temperatur yang sudah ditentukan di thermostat, dan suara desingan pendingin ruangamu berhenti dan suara gemerincing dari ventilasi ikut berhenti. Karena hal tersebut, kamu belum bisa tertidur, dan keheningan mulai menyelimuti.

Kamu seharusnya tenang karena masih dapat mendengar apapun dari lingkunganmu. Tapi sayangnya kamu tidak dapat mendengar hal hal tersebut. Rumahmu berada di tepian dari lingkunganmu, membuat jantungmu berdetak lebih cepat, membuat badanmu tegang tanpa sebab, dan itu membuatmu sadar kalau kamu tidak sendirian.

Tapi kamu sendirian kan? Kamu sudah berbaring disana dengan mata tertutup selama hampir 15 menit, dan kamu meyakinkan dirimu bahwa semuanya normal sebelum kamu mematikan lampu; kamu pintar. Semua quiz facebook tersebut yang kamu ambil hanya berisi semua yang sudah kamu tahu, jika kamu berada di film horror, kamu akan bertahan sampai akhir. Kamu bahkan membuat rencana tentang apa saja yang akan kamu lakukan di situasi tertentu yang telah kamu baca dari creepypasta. Tapi hal hal itu tidak masuk akal, kan?

Kamu tidak takut. Atau setidaknya itulah yang terus kamu katakan pada dirimu sendiri.

Tapi tunggu… tapi suara apa itu ? Apakah itu gemerisik kain? Tapi, kamu tidak bergeser dari tempat tidur, kamu tidak bergerak sama sekali. Apakah kamu yang membuat suara itu? Tidak, itu bukan kamu. Kamu terdiam di tempat tidurmu, kaku dengan kegelisahan akan kehadiran sesuatu sampai saat ini. Kamu harus membayangkannya…. kamu harus.

Kamu membalikkan badanmu dan menghadap ke dinding. Jika ada sesuatu yang bersamamu di ruangan ini, kamu harus menerima bahwa kamu sudah lelah untuk menghadapi hal seperti ini sekarang. Kamu berbaring kaku dengan kegelisahan setelah suara gemerisik tersebut kembali terdengar. Kali ini, suara gemerisik disertai suara mendebuk pelan di lantai.

Jantungmu berdetak dengan sangat cepat…. Apakah kamu benar benar mendengarnya? Tidak tidak, itu hanya sugesti mu sendiri. Kamu harus berhenti bermain game horror pada larut malam, itu mengacaukan pikiranmu, kamu adalah orang yang berakal, berhentilah berperilaku seperti anak kecil dan segeralah tidur.

Kamu menutup matamu rapat rapat, berharap segera terlelap tidur. Kamu memohon keselamatan akan makhluk khayalan yang kamu buat buat sendiri. Perasaanmu tidak enak; tapi tidak ada apapun disana.. kan? Kamu hanya lelah. Aku tahu itu.

Saat matamu tertutup rapat, kamu sadar bahwa kamu sudah tidak bisa menggerakan tangan dan kakimu. Ayolah, apakah itu membuatmu takut? Berapa umur mu? 12 tahun? Jangan pedulikan itu dan segeralah tidur.

Sekarang lebih tegang dari sebelumnya, suara mengerikan itu menggema di ruanganmu lagi. Gemerisik kain, disertai suara mendebuk pelan di lantai. Tanpa disadari, kamu menahan napasmu sekarang, menutup mata se erat eratnya. Kamu punya dorongan kekanak kanakan untuk menarik selimutmu menutupi seluruh tubuhmu. Kamu membayangkannya! Semuanya ada di kepalamu; aku pikir kamu lebih baik dari ini.
Jantungmu berdetang kencang di telingamu sekarang, tapi tidak cukup kencang untuk menutupi suara mengerikan itu yang kembali menggema di ruanganmu. Gemerisik apa itu?! Mungkin kamu meninggalkan beberapa kertas di lantai, Pasti! Dan bunyi gedebuk itu? Mungkin kucing, anjing, atau apalah. Mereka mungkin berlari masuk saat kamu tidak melihat sebelum kamu menutup pintu. Ya, kamu hanya paranoid.

Suaranya sekarang di bawah kaki tempat tidur, kamu tidak berani berbalik badan untuk memeriksa, Satu satunya cahaya di ruanganmu adalah cahaya membosankan dari handphone mu diatas rak disampingmu, kamu men-charge handphone mu sebelum kamu merangkak ke tempat tidur, ingat? Tapi kamu tidak berani untuk berbalik badan dan melihatnya; toh tidak ada apapun disana.

Beberapa menit yang terasa seperti berjam jam terlewat dengan hanya menghadap dinding, kaku seperti papan, kamu tidak dapat menggerakan badanmu. Kamu tidak mendengar suara itu untuk sementara sekarang,.. tidak sejak itu mencapai tepi tempat tidurmu!. Kamu tahu disana tidak ada apa apa, bodoh. Ini karena kesunyian. Ini mengacaukanmu. Kamu seharusnya menyalakan musik atau semacamnya sebelum kamu naik ke tempat tidur. Oh ok, mungkin lain kali.

Tiba tiba, suara gemerincing yang familiar menggema di ruanganmu, disertai suara mendesing yang familiar itu. Kamu mengembuskan nafas sedalam dalamnya, tubuhmu santai dengan penuh kelegaan. Terima kasih tuhan itu sudah berakhir, sekarang kamu bisa tidur dengan tenang. Kamu berbalik badan dan membuka matamu untuk mengecek waktu ke handphone mu yang menyala, kira kira sejam setelah kamu tertidur.

Kamu disambut tatap muka dengan wajah mengerikan yang tersenyum lebar. Rongga yang samar samar menyala dimana letak mata seharusnya berada, menatap dengan tajam kepadamu.

“Ah.. Aku lihat kamu masih terbangun.”

Tangga Kayu

Tangga Kayu

Tangga Kayu adalah urban legend dari Jepang tentang sebuah apartemen di mana penghuninya selalu meninggalkannya dalam waktu seminggu.

Sebuah bangunan apartemen tua di Jepang memiliki 7 lantai. Apartemen ini sangat kecil dan tak memiliki lift. Yang ada hanyalah sebuah tangga besar dari kayu yang merentang di ketujuh tingkat bangunan tersebut. Tiap tangga itu memiliki tujuh pijakan.

Pada lantai satu dari bangunan ini, ada sebuah ruangan apartemen yang berhadapan langsung dengan tangga ini. Pemilik apartemen yang mengelolanya selalu kesulitan mencari penghuni yang tinggal dalam ruangan apartemen tersebut. Kapanpun dia berharap ada yang tinggal lebih lama, penghuninya pasti pergi tanpa alasan yang jelas. Tiap penghuni yang tinggal di sana selalu meninggalkan tempat mereka tidak lebih dari seminggu sejak menyewanya.

Suatu hari, seorang pemuda mencari sebuah apartemen kosong. Dia seorang mahasiswa dan tidak memiliki banyak uang. Apartemen itu sangat kecil dan pemiliknya memberikannya biaya sewa yang sangat murah sehingga pemuda itu memutuskan untuk mengambil kesempatan ini dan pindah ke dalamnya dalam beberapa hari kemudian.

Hari pertama pemuda ini pindah ke dalam tepat di hari Senin. Pada malam harinya, dia terbangun dari tidurnya karena suara yang aneh. Kedengarannya seperti suara seorang anak kecil, menggema di dekat tangga depan pintunya.

“Aku sudah menginjak langkah pertama tangga kayunya.” tutur suara tersebut.

“Anak macam apa yang melakukan itu di malam-malam begini dan belum tidur?” pemuda itu mengatakan kepada dirinya sendiri. Tapi, dia sangat mengantuk malam itu sehingga tidak menghiraukannya dan hanya melanjutkan tidurnya.

Di malam berikutnya, dia terbangun kembali oleh suara yang sama. “Langkah kedua dari tangga ini sudah kunaiki.”

Pada hari rabu malam, suara itu memekik. “Langkah ketiga tangga ini sudah kunaiki.”

Pemuda itu melompat turun dari ranjangnya dan berlari ke pintu depan. Ketika dia membuka pintunya dan melihat keluar, tangga itu hanyalah tangga kosong. Bermacam-macam pikiran mulai muncul di benaknya. “Mungkinkah tangga itu berhantu?”

Dan itu berlangsung sama terus di hari keempat, kelima, dan keenam.

Tiap malam, pemuda ini pasti mendengar suara anak itu. Tiap waktu, semakin dekat dan mendekat.

Minggu malam akhirnya tiba dan pemuda ini mulai gemetar ketakutan di atas ranjangnya. Dia merasa harus pindah keluar, tapi dia meyakinkan dirinya bahwa dia harus tetap berani. Dia menolak perasaan takut yang keluar dari tubuhnya karena suara yang menyeramkan itu.

Tepat di tengah malam itu, dia terbangun oleh sesuatu yang mencakar-cakar pintunya.

Sebuah suara lalu memekik keluar. “Aku sudah sampai di pijakan ketujuh tangga ini!”

Bulu kuduk pemuda ini mendadak tegang ketika dia mendengar pintu depan yang tadinya terkunci menggeser terbuka.

Esok paginya, pemilik apartemen datang untuk menagih uang sewanya. Ketika dia mengetuk pintu apartemen tersebut, tidak ada jawaban sekalipun. Curiga sesuatu telah terjadi, dia membuka pintunya dengan kunci cadangan dan masuk ke dalamnya.

Terjerembab di ranjang, dia menemukan penghuninya sudah tebujur kaku di sana. Wajahnya menunjukkan ketakutan yang teramat sangat. Polisi lalau datang dan memeriksa mayatnya, namun tidak menemukan penyebab kematiannya. Hanya sepertinya pemuda ini mati karena ketakutan.

Apartemen itu masih kosong hingga kini, menunggu penghuni baru yang datang. Setahun berlalu, semua penghuni yang pernah tinggal di sana pergi sebelum sampai seminggu tinggal di dalamnya. Mereka semua mengatakan bahwa mereka pergi karena ketakutan akan terjadi sesuatu ketika suara itu tiba di pijakan ketujuh.

Hanya ada dua yang mengatahui apa yang sebenarnya terjadi; Pemuda yang meninggal itu dan sesuatu yang tidak diketahui yang menaiki tangga kayu itu tiap malam.

- Copyright © Bima Cahya - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Bima cahya -